Simalungun, Navigasivisual.id - Aparat Polsek Bangun Polres Simalungun, masih menyelidiki kasus pencurian yang kerap terjadi di seputaran Komplek Griya, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumut.
Pencurian itu terjadi di dalam lokasi usaha Relax Spa, pada Jumat (1/1/2026) pukul 04.00 WIB. Anehnya, isi rekaman CCTV yang berada dalam spa ikut dicuri pelaku.
Sari S (27) selaku pemilik spa mencurigai ada keterlibatan orang terdekatnya dalam kasus ini. Sebab, dari keterangan saksi menurutnya cukup menguatkan.
"Dalam kasus ini, ada beberapa keterangan saksi mengarah kesana. Muda-mudahan pihak Polsek Bangun dapat melakukan pemeriksaan secepatnya," tutur Sari, Sabtu (14/2/2026) melalui seluler.
Sementara itu ditempat terpisah, Kapolsek Bangun AKP Radiaman saat dihubungi sebelumnya mengatakan kasus itu masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.
"Masih penyelidikan, sabar ya," pungka Kapolsek mengaku nantinya pihak Polsek Bangun juga tak lepas untuk melakukan rekonstruksi atau pelajari kejadian yang ada di tempat kejadian perkara (TKP).
Sebelumnya, pelaku datang dengan modus keliling komplek mengendarai sepeda motor matic. Maling yang disebut-sebut kerap beraksi itu, berhasil menggasak harta korban.
Aksi pencurian sempat terekam kamera pengawas CCTV milik korban, namun pelaku yang mengetahui keberadaan CCTV justru mengambil mesin Digital Vidio Recorder (DVR).
"Di dalam DVR itu ada Hardisk, isi rekaman. Itu juga diambil sama pelaku," ungkap Sari yang tak lain pemilik Spa, Jumat (2/2/2026) sore pukul 16.00 WIB, via seluler.
Sari mengatakan, sesuai dari keterangan para saksi di TKP, pihaknya telah mengantongi ciri-ciri identitas pelaku.
Tak itu saja, kata sari, pelaku seorang diri tersebut berhasil masuk ke dalam spa setelah merusak gembok pagar besi.
"Dia ini bukan orang jauh bang, karena memang tempat ini dia sepertinya hapal kali," ucap Sari sembari mengaku kejadian ini kerap terjadi pada bulan-bulan sebelumnya.
Adapun barang-barang yang diambil pelaku masing-masing uang tunai senilai Rp 3 juta, 1 unit Handphone merk Vivo dan 1 unit mesin CCTV lengkap dengan isi rekaman. (Red)