Floating Image
Floating Image
Jumat, 8 Mei 2026

Wujudkan Zero Halinar dan Perkuat Integritas, Rutan Sidikalang Gelar Rapat Dinas Penguatan Pengamanan


Oleh Redaksi
08 Mei 2026
tentang Berita Regional
Wujudkan Zero Halinar dan Perkuat Integritas, Rutan Sidikalang Gelar Rapat Dinas Penguatan Pengamanan - NavigasiVisual

Rapat Dilakukan Pihak Rutan Sidikalang

13 views

Sidikalang Navigasivisual.id - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidikalang menggelar rapat dinas sebagai penguatan pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Sidikalang, Loviga Sembiring.

Dalam rapat tersebut, Loviga ditemani jajaran struktural, yakni Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Brema Barus, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Franky Togatorop, dan Kepala Subseksi Pengelolaan, Heryanto Tumangger. 

Rapat Dinas Penguatan Pengamanan ini dilaksanakan, Jumat (08/05/2026) dan diikuti oleh seluruh pegawai Rutan Kelas IIB Sidikalang guna memastikan kualitas layanan Pemasyarakatan berjalan sesuai standar.  

Dalam arahannya, Karutan menegaskan komitmen seluruh jajaran untuk mewujudkan Zero HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba). Loviga menekankan bahwa tidak boleh ada peredaran narkoba, praktik penipuan online (lodes).

Kemudian, peredaran handphone di dalam Rutan, baik yang dilakukan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) maupun petugas. 

Tak hanya itu, seluruh petugas juga diminta untuk senantiasa waspada, tidak lengah, dan tetap teguh menjaga integritas.

Dalam rapat tersebut, poin utama yang ditekankan adalah pelaksanaan tugas yang wajib berpedoman penuh pada Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai dasar utama guna mencegah pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi. 

Sementara, petugas di pos pengamanan diwajibkan memastikan wilayah tugasnya aman, dilarang meninggalkan pos atau tertidur, serta wajib melaporkan kondisi secara berkala tanpa ada yang terlewat. 

Selain itu, petugas P2U diminta maksimal dalam penggeledahan badan serta pemeriksaan barang bawaan kunjungan.

Terkait perlakuan terhadap warga binaan, Karutan melarang keras adanya kekerasan atau pemukulan terhadap WBP. 

Apabila terdapat WBP yang melanggar, petugas nantinya dapat memberikan sanksi administratif sesuai aturan. 

Bahkan, deteksi dini juga diperketat dengan mewajibkan penggeledahan badan dan barang bagi setiap tamping maupun WBP yang keluar masuk pintu blok hunian sesuai SOP yang berlaku. 

Secara keseluruhan, rapat tersebut menghasilkan komitmen strategis untuk meningkatkan mutu pelayanan dengan PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel. (Red)

Penulis

Redaksi

Berita Lainnya dari Berita Regional